Selasa, 17 Juli 2012

Posisi Tentukan prestasi


Liburan sekaolah telah usai. Kurang lebih selama dua minggu adik-adik kita yang duduk di bangku sekolah mulai senin(16/07/12) mulai masuk sekolah.  perlengkapan sekolah mulai dari seragam,buku,tas,sepatu pun baru untuk di kenakan pada hari pertama masuk sekolah. Demikian juga ruang kelas yang baru. Bagi yang naik kelas. Hari petama masuk kelas baru. Beberapa murid berangkat pagi untuk mencari tempat duduk yang enak. Seperti pepatah yang mengatakan posisi menentukan prestasi” itulah fenomena yang terjadi di setiap awal kenaian kelas. Tidak hanya para murid saja yang rela berangkat pagi-pagi, namun para orang tua murid juga. Bahkkan banyak diantaranya yang menginap di  sekolahah. demi tempat duduk anaknya yang menurutnya tepat. Rupanya fenomena rebutan kursi atau tempat duduk sudah di tanamkan para orang tua kita sejak dini. Makanya tak heran jika berebut kursi juga terjadi di pemimpin kita dengan di lakukan berbagai cara.

Pola didik yang di tanamkan kepada generasi penerus kita nampaknya harus di rubah mulai sejak dini dengan tidak menjadikan rebutan kursi menjadi tradisi ketika  awal tahun ajaran baru. Seharusnya para orang tua lebih pandai dan lebih bijak tanpa mengikuti anaknya terjun untuk melakukan rebutan kursi dimana pola didik itulah salah yang akan mempengarui emosional anak dan menanamkan budaya berebutan kursi sekolah.





Senin, 02 Juli 2012

Korupsi, Maling Lebih Dari Maling.


Semakin panjang deretan pejabat kita,yang tersandung kasus korupsi. Menjadi tersangka kasus korupsi, atau yang bisa di sebut maling yang lebih dari maling,sekarang bak selebriti papan atas. Para tersangka yang tesandung masalah  korupsi,tidak pernah menunjukan rasa malunya bahawa ia adalah maling yang lebih dari maling.

 Di negara Cina  tersangka korupsi yang di ketahui publik ia sangat malu. Beberapa di antaranya banyak mengakiri hidupnya dengan bunuh diri. Namun para tersangka kasus korupsi di negeri kita berbalik arah,para tersangka koruptor kita bisa lenggang kangkung dan tanpa merasa malu dengan tampil di tv dan banyak yang menyangkal keterlibatan kasusnya. Para tersangka koruptor tanpa rasa malu muncul di media dan seringnya melambaikan tanggan ketika  wartawan meliputnya.

 Para koruptor di negeri kita  bak selebriti, semua orang mengetahuinya. Gaya kuruptor itulah yang menanamkan sifat di masyarakat bahwa tersandung kasus korupsi itu enak di banding tersangka pencuri ayam atau pencuri sandal di masjid,yang kerap kali menjadi bulan bulana masa. Dimana- mana yang di namakan korupsi itu maling lebih dari maling yang menyebakan  kerugian negara dan masyarakat.

Cara ini lah yang sehinga menjadi pemikiran masyarakat bahwa korupsi itu lebih enak di banding mencuri sandal di masjid atau mencuri ayam. Selain di dukung dengan ruangan tahanannya lebih spesial dibandingkan tersangka pencuri sandal atau ayam. Hal itu menjadi angapan bahwa korupsi yang merugikan negara itu enak. Masyarakat pun mengatakan bahwa enak korupsi dari pada maling ayam atau maling sandal hukumanya korupsi lebih enak dan tidak di pukuli ketika di dalam penjara.

Bahkan biaya denda yang di bayarkanya pun terkaang sangat tidak sepadan dengan kasus korupsi yang merugikan bermilyar-milyar uang negara yang di peroleh dari rakyat. Apakah itu yang dinamakan keadilan? yang namanya keadilan itu, dimana saja dan apa saja kasusnya harus mendapatkan perlakuan yang sama tanpa memandang latar belakang mereka. Kalau keadilan bangsa kita tidak pernah akan mengalami perubahan maka, semau pejabat akan melakukan korupsi bahkan rakyat kecil pun juga akan berkorupsi. Sedangkan lembaga komisi pemberantasan korupsi akan tidak pernah di takuti. Maka pejara KPK akan segera penuh para koruptor-koruptor yang baru.Korupsi, Maling Lebih Dari Maling.

 

 

 

Rabu, 27 Juni 2012

POLEMIK RENCANA GEDUNG BARU KPK

Hiruk pikuk dan kontroversi pembangunan gedung baru KPK,yang mendapat penolakan oleh angota komisi III DPRRI,menjadi topik menarik dalam headline pemberitaan media cetak,Elektronik,dan TV. koin- pedili pembangunan gedung KPK, tersebut mebuat semuan masyarakat tergerak untuk membantuk dengan menyisihan unag pribadinya sebagai dana pembangunan gedung baru.

Penolakan yang di lakukan oleh komisi tiga DPR RI menjadi kan masyrakat kecil tergerak,sebagian masyarakat berangapan bawa angota DPR RI dinilai sangat menghalang-halangi kerja KPK, yang akir akir ini terjerat sebagian banyak dari angota dewan. Penolakan yang di lakukan oleh angota dewan tersebut di rasa tidak masalah,lantaran jika angota dewan tetap tidak memberikan izin dan mengangarkan pembangunan gedung baru,KPK akan melakukan pengalangan dana. 

Beberapa pejabat sudah menawargan bawa gajinya beberapa bula di sumbangkan untuk pembangunan gedunng baru KPK. Seperti yang di lakukan Mentri BUMN Dahlan Iskan yang menyumbangkan gajinya selama enam bulan untuk pembangunan geduang KPK. Selain itu pengalangan dana juga di lakuka di berbagai daerah. Mulai dari kumunitas pedangang dan sejumlah mahasiswa.

Gedung KPK yang mulanya hanya di berkapasitas sekitar 350 orang,kini sudah mengalami over load dengan dihuni karyawan KPK sebanyak 750 orang . Hal ini sangat tidak mendukung kinerja KPK yang akan memberatas korupsi di negeriyang ruang lingkup pemberantasanya tidak hanya di Jakarta saja.

Yang menjadi pertanyaan? sampai saat ini apa sih yang menjadi alasan Angota DPR RI menolak pembangunan gedung baru KPK?  menurut angapan saya Angota DPR RI takut dengan dirinya karena beberapa tersangka kasusu Korupsi yang paling banyak di alami Oleh angota dewan. Bahakan salah satu lembaga survey mengatakan anggota dewan merupakan angota yang terkorup setelah di awalnya ditempati oleh dirjen pajak dan posisi yang ke tiga di tempati oleh jajaran kepolisan
.
Kerja Komisi Pemberantasan korupsi yang akir-akir ini, panen tersangka kasus korupsi, ini di nilai beberapa kalangan hanyalah kasus kasus korupsi yang sangat kecil. dan masih banyak kasus yang sangat besar yang masih menjadi bahan PR, KPK yang akan dilakukan di negeri ini.

Semoga dengan rencana pembanguna gedung yang di lakukan KPK segera terrealisasi,sehingga kinerja KPK lebih maksimal dan bisa menjerat tersangka Korupi besar yang masih berkeliaran.

Senin, 25 Juni 2012

Aku lanang tenan



Aku lanang tenan kata bahasa jawa yang artinya aku lelaki sungguhan. Kata itulah yang pertama aku ungkapkan dan aku tulis dalam status blackberry masenger,saat aku mendapat kabar gembira dari istri ku melalui pesan singkat BBM yang kata-katanya,”ayy barusan aku tes hasinya posif”. Kata-kata itu lah yang membuat raut wajah ku langsung sumringah bak mendapatkan rejeki yang sangat tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata,ketikan aku melakukan dinas kerja di di Mojokerto,Jawa Timur.
Dalam hati aku langsung mengatakan sykur Alhamdulilah yaa Allah atas karunia yang telah engkau berikan dalam keluaga kecilku. Sempat belum percaya kalau memang sudah benar positif dan aku pun memutuskan untuk memasitikan untuk di lakukan tes kembali, namun itu tidak jadi ia lakukan,karena jadwal menstruasi istriku sudah telat juga. Aku sudah sanggat yakin, melihat konsdisi istriku yang sering mual,kepala pusing,dan mulai ingin makan makanan yang aneh-aneh.
Hampir setiap berangkat dan pulang kerja,aku selalu mengelus perut istriku,yang usia kehamilanya kira-kira sudah satu bulan. Sambil membayangkan dan rasa belum percaya kalau tahun depan aku sudah menjadi bapak. Aku selalu yakin dengan rejeki yang baru aku dapat kali ini. Dan keyakinan ku bertambah,bahawa kehamilan istriku ini akan membawa berkah yang melimpah dalam pekerjaan ku. selain itu aku.sangat percaya karena setiap Allah meniupkan nyawa kepada makluknya pasti akan di berikan rizki.

Rabu, 06 Juni 2012

Obrolan karyawan swasta tentang PNS


Mengawali solat duhur kali ini, mendengar perbincangan salah satu suami yang menarik ia bercerita kalau  istri nya menjadi pegawani negeri sipil (PNS). Aku rasa perbincangan itu sanggat menarik, langsung aku putuskan untuk duduk di depan musola di kantor graha pena  kebayoran lama Jakarta,semabri menghabiskan 1 batang rokok,setelah istiraha siang.  Bapak dan pemuda itu tengah asik berbincang dengan tema pengawai negeri sipil atau PNS. Obrolan itu sangat menarik perhatian saya dan aku memutuskan untuk mendengarkan obrolan terseut.


Obrolan itu semakin menarik perhatian aku ketika, pemuda yang usianya sekitar 28 tahun itu menanyakan istri bapak bekerja di mana? Bapak menjawabnya,istri saya menjadi Guru di madarassyah di kawasan  jakarta barat. Si pemuda menjawabnya wah jadi guru?  “wah PNS dong bapak”? si bapak menjawabnya iya. Pertanyaan itu lansung di terusukan oleh bapak yang menggaku istrinya menjadi  guru yang sudah berstatus sebagai pegawai negeri. Sekarang pegawai negeri  sangat enak banyak fasilitas tambahan gaji di luar gaji pokok bulanan yang di berika sangat banyak tujnagan- tunjangan gaji,sampai sampai menjadi pemimpin upacara saja,juga mendapatkan upah. lanjut bapak itu,mengatakan PNS sekarang sangat enak banding  di jaman nya Presiden Suharto gaji PNS ketika itu kecil dan  jarang di minati tidak seperti sekarang yang semuanya ingin menjadi PNS. uangkap bapak terseut, waktu itu gaji PNS kcil masih kalah di banding dengan gaji karyawan swasta banyak Pemuda menjawabnya iya memang sekarang PNS sangat enak sekali ganjinya banyak,dan banyak tunjganga yang di dapatkan. Selain itu, kerja mereka Cuma begitu saja dan sangat banyak waktu luang yang tersisa untuk mengobrol. lamjut si pemuda,makanya peminat menjadi pegawai negeri sipil saat ini sanagt banyak." ungkap pemuda itu tidak aku ketahui namanya. 

Bapak tersebut mengatakan dulunya istri saya bisa menjadi guru  juga ada yang menawari untuk menjadi PNS dan tanpa mengeluarkan uang, tapi saya hanya memberikan uang dan jajana sebanyak lima juta rupiah kepada yang memberinya informasi sebagai ucapan terimakasih atau imbalan."unkap bapak tersebut". Pemuda pun menjawab kalau sekarang kalau sih sulit,untuk menjadi pegawani negeri sipil. Kalau tidak ada uang pelicin dan  yang bawa hebat.Terkadang ada uang pun juga belum tentu di teriama. Juga masih untung-untungan belum lagi di tambah peminat pendaftar PNS  yang semunya mendambakan jabatan tersebut sangat di idamkan semuanya.

 Dambaan menjadi pegawai negeri sipil saat ini sa sangat di minati warga Indonesia yang baru lulus kulia dan yang sudah bekerja sebagai karyawan swasta yang di rasa kesejah teraanya tidak ada.  mendengar perbincangan tersebut memang semuan masyarakat Indonesia kali ini sangat mendambakan sebagai PNS.

Terus apa jawaban anda kalau semuanya mau menjadi PNS..????




Rabu, 30 Mei 2012

Doa Keluarga Sakinah





Wahai Tuhan kami! Karuniakanlah kepada kami istri dan keturunan yang menjadi cahaya mata, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang memelihara dirinya (dari kejahatan).” (Q.S. Al-Furqaan [25]:74)
Semoga Allah mengaruniakan kita pendamping terbaik pilihan-Nya, sehingga perjuangan kita dalam meniti kehidupan berumah tangga senantiasa terasa indah dan menyejukkan berkat pertolongan dan karunia Allah tersebut. Berumahtangga bukanlah suatu hal yang mudah seperti halnya membalikkan kedua telapak tangan. Jika tidak hati-hati dalam menitinya, baik dalam perencanaan maupun ketika mengarunginya, ia akan menjadi bagian dari sebuah penderitaan yang seolah tiada bertepi bagi siapa pun yang menjalaninya.
Sejak awal, Allah SWT memperingatkan kepada setiap orang beriman agar hati-hati dalam hal tersebut, sebagaimana firman-Nya, “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; Dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q.S. At-Taghaabun [64]:14)
Ayat di atas menjelaskan, bahwa bisa jadi pasangan yang telah kita pilih untuk mendampingi hidup kita dan anak-anak yang dilahirkannya menjadi musuh bagi diri kita. Seorang suami yang seharusnya menjadi seorang pemimpin di keluarga malah menjadi koruptor karena bujukan istrinya yang terus menggerutu karena diperbudak segala macam keinginan. Ayah dan ibu terhancurkan kehormatan dan harga diri keluarganya karena perilaku dan akhlak buruk yang diperlihatkan anak-anaknya.
Untuk itu, hal pertama yang harus kita lakukan adalah memohon kepada Allah dengan segala kelemahan diri agar Ia menolong dan mengaruniakan kepada kita pendamping terbaik dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Maka doa yang diperintahkan Allah dalam Alquran untuk hal tersebut adalah, “Wahai Tuhan kami! Karuniakanlah kepada kami istri dan keturunan yang menjadi cahaya mata, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang memelihara dirinya (dari kejahatan).” (Q.S. Al-Furqaan [25]:74)
Ciri-ciri dari yang dimaksud oleh doa ini adalah istri yang menyejukkan ketika dipandang, dapat menjadi teladan bagi siapa pun. Ia juga tidak akan pernah memperlihatkan wajah yang muram durja, berbicara ketus dan rona wajah yang menyeramkan. Akhlaknya akan terlihat jauh lebih indah dibanding kecantikan wajah dan tubuhnya.
Akhlaknya akan tercermin dalam perilakunya sehari-hari, baik terhadap suami maupun orang lain di luar keluarganya. Dia senantiasa menghormati sang suami, meski suaminya berumur sama dengannya. Kata-kata yang keluar dari mulutnya terasa menyejukkan, bersih, dan penuh kearifan sehingga tidak pernah ada yang terlukai.
Oleh karena itu, meski ia terus beranjak tua dan berubah karena perjuangannya dalam melahirkan dan membesarkan anak-anak, namun wajahnya tetap terlihat cerah dan bersinar. Hal itu tiada lain karena cerminan dari suasana hati yang senantiasa bersih dan bening. Di samping itu, ia juga akan senantiasa bersyukur, menghadapi setiap kejadian dengan sabar dan yakin akan pelajaran dari Allah. Walahu a’lam.
Sumber : www.cybermq.com (Oleh KH. Abdullah Gymnastiar)

Senin, 28 Mei 2012

Solusi mengatasi kemacetan Jakarta



Masalah banjir dan kemiskinan,sekolah geratis, biaya berobat geratis,dan kemacetan, selaulu menjadi program kerja kandidat pemilu kada di DKI Jakarta untuk merayu rakyat agar bisa jadi. Para calon gubernur tersebut berlomba-lomba berjanji yang bisa menyelesaikan  semua permasalahan yang selama ini ada di Jakarata. Janji-janji itu acap kali terus di pakain untuk merayu para warga ibu kota yang sudah bosan dengan kemacetan dan banjir,yang kerap terjadi. Namun, program kerja yang di janjikan tersebut tidak banyak yang terealisasi dan berhasil dan berakir di masa jabatan yang selesai.

Kemacetan di Jakarta di sebabkan, banyaknya pertumbuhan kendaraan bermotor dan roda 4 semakin tahun semakin meningkat,selain itu mudahnya untuk memiliki kendaraan dengan cara berkeridit sekarang ini cukup mudah.  Bayangkan saja yang setiap harinya kendaraan baru selalu bertambah dan tidak di imbangi dengan pembangunan  jalan. Selain itu, kemacetan Jakarata juga di pengarui akibat banyak nya pendatang yang setiap harinya datang dari daerah belum nanai pada setelah lebaran dan menjelang kelulusan sekolah, jumlah itu kana selalu bertambah untuk mengadu nasip di ibu kota,yang menurutnya banyak peluang  lapangan pekerjaan yang bisa di dapatnya di banding di daerahnya.

Banyak yang mengatakan bahwa Jakarta sudah menjadi tidak layak menjadi Ibu kota Negara lantaran masalah kemacetan dan banjir yang selalu menjadi langganan. Dan pemerintah pun berencana akan memindah ibukota negara ini.

Kemacetan dan banjir di ibukota,nampaknya tidak hanya menjadi program pemerintah saja melaikan menjadi masalah yang harus kita pikirkan bersama. Mungkin cara yang pas untuk menuntaskan banjir dan kemacetan yang sering terjadi di Jakarta, pemerintah haru lebih serius mengatasi masalah ini. Tidak haya melakukan oprasi untuk warga baru saja. Namun juga harus di pikirkan kenapa Jakarta menjadi tujuan para pendatang untuk mengadu nasip.

jika pemerataan pembangunan dan membukan lapangan peketjaan di daerah semakin banyak maka warga ayang akan datang ke ibu kota akan mengurungkan niatnya. Pasanya pemerataan pembangunan dan indutri harusnya saat ini berada di ibu kota saja. Alangkah baiknya pabrik-pabrik yang banyak  di jakarta, tidak di beri ijin dan di sarankan membuka di daerah daerah yang tidak ada pabrik.Sedangkan di pulau Jawa sudah ada tiga pelabuhan laut yakni, tanjung perak Surabaya,tanjungmas Semarang,dan tanjung Priok Jakarta ketiga pelabuhan itu bisa menjadi prioritasa untuk meningkatkan perekonomian .hanylah pelabuhan di jakarta yang paling besar.Jika program pemerataan pembangunan  di lakukan secara merata mungkin jakarta tidak akan menjadi tujuan untuk mengadu nasip. Untuk masalah terkait angkutan jika di bukanya industri di daerah yang jauh  bisa di lakukan dengan mengunakan kereta api yang akan mengangakat kontainer yang bisa membawanya ke pelabuhan.

selai itu pembatasa kepemilikan kendaraan bermotor juga harus di pikirkan pemerintah,selain bisa menirit bahan bakar juga meminimalisasi kendaraan yang ada diJakarta yang tidak seperti sekarang ini yang sangat semrawut.

Warga yang tinggal di desa pun pasti enggan untuk pergi ke kota kalau di daerahnya ada banyak lapangan pekerjaan. Langkah selanjutnya menurunkan UMR DKI Jakarta yang selama ini UMR masih menjadi nilai tertingi dan selalu menjadi alasan untuk mengadu nasip di ibu kota. Bayangkan jika nilai UMR di Jakarta rendah dan lebih tingi nilai UMR di desa saya yakin orang yang yang akan mengadu nasip di ibukota akan sediki.jika masyarakat sedikit yang datang di Jakarta makan kemacetan di jakarata akan  tidak terjadi. Bayangkan saja ibu kota jika pada saat musim lebaran hampir setiap jalan protokol yang setiap harinya mengalami kemacetan lengang tidak macet. Mungkin jika program ini bisa di lakukan jalan jalan layang yang ada di ibu kota akan sepi dan akan tidak di paakai mengingat jalan- jalan utama masih tidak mengalami kemacetan.