Selasa, 09 Oktober 2012
Senin, 23 Juli 2012
Di balik pencitraan seorang bos media.
Mempunyai perusahaan besar dan
terkenal di tanah air pasti keberadaan pemiliknya sangat di kenal oleh publik. Apa
lagi perusahaan yang di kelolanya perusahaan media. Ingin menjadi apa keberadaan si bos pasti akan bisa
tercapai melalui medianya. Akan menggaku pernah menjadi orang miskin, terus
menjadi anak singkong. Namun cerita_cerita itu belum tetntu kebenaranya. Sampai-sampai
perjalanan hidupnya banyak yang di
tungakan dalam sebuah buku.
Di Indonesia pemilik media besar saat ini sedang melakukan
pencitraan. Contoh saja pemilik perusahaan lapindo brantas, Abu Rizal bakri
(Ical) yang masih mempunyai permasalahan dengan korban lumpur lapindo yang sisa
ganti ruginya belum di bayar dengan lunas. Namun ia bisa mecalonkan diri
sebagai Calon presiden. Dan seolah olah permasalahan lumpur lapindo sudah
selesai. Melalui media yang dimilikinya keburukan pun tidak di ketahui publik
yang isinya pencitraan pencitraan. Yang akan membuat masyarakat terpesona
melihat nya.
Selain Ical,Mentri BMUN Dahlan Iskan, juga membuat publik sangat
terheran –heran dengan sosoknya. Mulai mengamuk di di pintu tol, menginap di
rumah petani miskin di gunung kidul,berjanji
mengeratiskan biaya tol jika antri lebih dari 10 mobil, namun semuanya yang di
lakukan itu menjadi konsumsi berita yang yang di tulis di group media nya yang
sagat kuat dan besar. Setiap apa yang ia lakukan pasti akan masuk dan menjadi
hedline berita. Publik sekarang pun cermat dan harus sangat selektif melihat
sosok sosok yang sering melakukan aneh-aneh yang di baliknya ternata sebelumnya
sudah di susun.
Di balik pencitraan tersebut di sosial media twitter ramai di
kicaukan mengenai kebohongan DIS ke publik, DIS di nilai banyak menebar janji
ke masyarakat. Bahakan presiden SBY pun juga geram dengan sifatnya yang hanya
mencari popularitas saja tanpa memikirkan masalah-masalah yang ada di BUMN,ungkap
kicauan salah satu tulisan akun twitter
@Triomacanan2000.
Publik nampaknya harus pandai memilah milah para pejabat negara
kita. bentuk kerjanya pejabat apa hanya
pencitraan saja. Masyarakat harus
selektif jika akan ngefan sama pejabat. Apa yang di lakukanya apa memang
benar-benar ia lakukan tanpa ada sekenariao di belakanganya yang akan menjadi
konsumsi media.
Selasa, 17 Juli 2012
Posisi Tentukan prestasi
Liburan sekaolah
telah usai. Kurang lebih selama dua minggu adik-adik kita yang duduk di bangku
sekolah mulai senin(16/07/12) mulai masuk sekolah. perlengkapan sekolah mulai dari seragam,buku,tas,sepatu
pun baru untuk di kenakan pada hari pertama masuk sekolah. Demikian juga ruang
kelas yang baru. Bagi yang naik kelas. Hari petama masuk kelas baru. Beberapa murid
berangkat pagi untuk mencari tempat duduk yang enak. Seperti pepatah yang
mengatakan “posisi menentukan prestasi” itulah fenomena yang terjadi di
setiap awal kenaian kelas. Tidak hanya para murid saja yang rela berangkat pagi-pagi,
namun para orang tua murid juga. Bahkkan banyak diantaranya yang menginap
di sekolahah. demi tempat duduk anaknya
yang menurutnya tepat. Rupanya fenomena rebutan kursi atau tempat duduk sudah
di tanamkan para orang tua kita sejak dini. Makanya tak heran jika berebut
kursi juga terjadi di pemimpin kita dengan di lakukan berbagai cara.
Pola didik yang di tanamkan kepada
generasi penerus kita nampaknya harus di rubah mulai sejak dini dengan tidak
menjadikan rebutan kursi menjadi tradisi ketika awal tahun ajaran baru. Seharusnya para orang
tua lebih pandai dan lebih bijak tanpa mengikuti anaknya terjun untuk melakukan
rebutan kursi dimana pola didik itulah salah yang akan mempengarui emosional
anak dan menanamkan budaya berebutan kursi sekolah.
Senin, 02 Juli 2012
Korupsi, Maling Lebih Dari Maling.
Di negara Cina tersangka korupsi yang di ketahui publik ia sangat malu. Beberapa di antaranya banyak mengakiri hidupnya dengan bunuh diri. Namun para tersangka kasus korupsi di negeri kita berbalik arah,para tersangka koruptor kita bisa lenggang kangkung dan tanpa merasa malu dengan tampil di tv dan banyak yang menyangkal keterlibatan kasusnya. Para tersangka koruptor tanpa rasa malu muncul di media dan seringnya melambaikan tanggan ketika wartawan meliputnya.
Para koruptor di negeri kita bak selebriti, semua orang mengetahuinya. Gaya kuruptor itulah yang menanamkan sifat di masyarakat bahwa tersandung kasus korupsi itu enak di banding tersangka pencuri ayam atau pencuri sandal di masjid,yang kerap kali menjadi bulan bulana masa. Dimana- mana yang di namakan korupsi itu maling lebih dari maling yang menyebakan kerugian negara dan masyarakat.
Cara ini lah yang sehinga menjadi pemikiran masyarakat bahwa korupsi itu lebih enak di banding mencuri sandal di masjid atau mencuri ayam. Selain di dukung dengan ruangan tahanannya lebih spesial dibandingkan tersangka pencuri sandal atau ayam. Hal itu menjadi angapan bahwa korupsi yang merugikan negara itu enak. Masyarakat pun mengatakan bahwa enak korupsi dari pada maling ayam atau maling sandal hukumanya korupsi lebih enak dan tidak di pukuli ketika di dalam penjara.
Bahkan biaya denda yang di bayarkanya pun terkaang sangat tidak sepadan dengan kasus korupsi yang merugikan bermilyar-milyar uang negara yang di peroleh dari rakyat. Apakah itu yang dinamakan keadilan? yang namanya keadilan itu, dimana saja dan apa saja kasusnya harus mendapatkan perlakuan yang sama tanpa memandang latar belakang mereka. Kalau keadilan bangsa kita tidak pernah akan mengalami perubahan maka, semau pejabat akan melakukan korupsi bahkan rakyat kecil pun juga akan berkorupsi. Sedangkan lembaga komisi pemberantasan korupsi akan tidak pernah di takuti. Maka pejara KPK akan segera penuh para koruptor-koruptor yang baru.Korupsi, Maling Lebih Dari Maling.
Rabu, 27 Juni 2012
POLEMIK RENCANA GEDUNG BARU KPK
Hiruk pikuk dan kontroversi pembangunan gedung baru KPK,yang mendapat penolakan oleh angota komisi III DPRRI,menjadi topik menarik dalam headline pemberitaan media cetak,Elektronik,dan TV. koin- pedili pembangunan gedung KPK, tersebut mebuat semuan masyarakat tergerak untuk membantuk dengan menyisihan unag pribadinya sebagai dana pembangunan gedung baru.
Penolakan yang di lakukan oleh komisi tiga DPR RI menjadi kan masyrakat kecil tergerak,sebagian masyarakat berangapan bawa angota DPR RI dinilai sangat menghalang-halangi kerja KPK, yang akir akir ini terjerat sebagian banyak dari angota dewan. Penolakan yang di lakukan oleh angota dewan tersebut di rasa tidak masalah,lantaran jika angota dewan tetap tidak memberikan izin dan mengangarkan pembangunan gedung baru,KPK akan melakukan pengalangan dana.
Beberapa pejabat sudah menawargan bawa gajinya beberapa bula di sumbangkan untuk pembangunan gedunng baru KPK. Seperti yang di lakukan Mentri BUMN Dahlan Iskan yang menyumbangkan gajinya selama enam bulan untuk pembangunan geduang KPK. Selain itu pengalangan dana juga di lakuka di berbagai daerah. Mulai dari kumunitas pedangang dan sejumlah mahasiswa.
Gedung KPK yang mulanya hanya di berkapasitas sekitar 350 orang,kini sudah mengalami over load dengan dihuni karyawan KPK sebanyak 750 orang . Hal ini sangat tidak mendukung kinerja KPK yang akan memberatas korupsi di negeriyang ruang lingkup pemberantasanya tidak hanya di Jakarta saja.
Yang menjadi pertanyaan? sampai saat ini apa sih yang menjadi alasan Angota DPR RI menolak pembangunan gedung baru KPK? menurut angapan saya Angota DPR RI takut dengan dirinya karena beberapa tersangka kasusu Korupsi yang paling banyak di alami Oleh angota dewan. Bahakan salah satu lembaga survey mengatakan anggota dewan merupakan angota yang terkorup setelah di awalnya ditempati oleh dirjen pajak dan posisi yang ke tiga di tempati oleh jajaran kepolisan
.
Kerja Komisi Pemberantasan korupsi yang akir-akir ini, panen tersangka kasus korupsi, ini di nilai beberapa kalangan hanyalah kasus kasus korupsi yang sangat kecil. dan masih banyak kasus yang sangat besar yang masih menjadi bahan PR, KPK yang akan dilakukan di negeri ini.
Semoga dengan rencana pembanguna gedung yang di lakukan KPK segera terrealisasi,sehingga kinerja KPK lebih maksimal dan bisa menjerat tersangka Korupi besar yang masih berkeliaran.
Senin, 25 Juni 2012
Aku lanang tenan
Aku lanang tenan kata bahasa jawa yang artinya aku lelaki sungguhan. Kata itulah yang pertama aku ungkapkan dan aku tulis dalam status blackberry masenger,saat aku mendapat kabar gembira dari istri ku melalui pesan singkat BBM yang kata-katanya,”ayy barusan aku tes hasinya posif”. Kata-kata itu lah yang membuat raut wajah ku langsung sumringah bak mendapatkan rejeki yang sangat tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata,ketikan aku melakukan dinas kerja di di Mojokerto,Jawa Timur.
Dalam hati aku langsung mengatakan sykur Alhamdulilah yaa Allah atas karunia yang telah engkau berikan dalam keluaga kecilku. Sempat belum percaya kalau memang sudah benar positif dan aku pun memutuskan untuk memasitikan untuk di lakukan tes kembali, namun itu tidak jadi ia lakukan,karena jadwal menstruasi istriku sudah telat juga. Aku sudah sanggat yakin, melihat konsdisi istriku yang sering mual,kepala pusing,dan mulai ingin makan makanan yang aneh-aneh.
Hampir setiap berangkat dan pulang kerja,aku selalu mengelus perut istriku,yang usia kehamilanya kira-kira sudah satu bulan. Sambil membayangkan dan rasa belum percaya kalau tahun depan aku sudah menjadi bapak. Aku selalu yakin dengan rejeki yang baru aku dapat kali ini. Dan keyakinan ku bertambah,bahawa kehamilan istriku ini akan membawa berkah yang melimpah dalam pekerjaan ku. selain itu aku.sangat percaya karena setiap Allah meniupkan nyawa kepada makluknya pasti akan di berikan rizki.
Rabu, 06 Juni 2012
Obrolan karyawan swasta tentang PNS
Mengawali
solat duhur kali ini, mendengar perbincangan salah satu suami yang menarik ia bercerita kalau istri nya
menjadi pegawani negeri sipil (PNS). Aku rasa perbincangan itu sanggat menarik, langsung aku putuskan
untuk duduk di depan musola di kantor graha pena
kebayoran lama Jakarta,semabri menghabiskan 1 batang rokok,setelah
istiraha siang. Bapak dan pemuda itu tengah asik berbincang dengan tema
pengawai negeri sipil atau PNS. Obrolan itu sangat menarik perhatian saya dan aku memutuskan untuk mendengarkan obrolan terseut.
Obrolan itu semakin menarik perhatian aku ketika, pemuda
yang usianya sekitar 28 tahun itu menanyakan istri bapak bekerja di
mana? Bapak menjawabnya,istri saya menjadi Guru di madarassyah di kawasan jakarta barat. Si
pemuda menjawabnya wah jadi guru? “wah
PNS dong bapak”? si bapak menjawabnya iya. Pertanyaan itu lansung di terusukan
oleh bapak yang menggaku istrinya menjadi guru yang sudah berstatus sebagai pegawai negeri. Sekarang pegawai
negeri sangat enak banyak fasilitas tambahan gaji di luar gaji pokok bulanan yang di berika sangat banyak tujnagan- tunjangan gaji,sampai sampai menjadi pemimpin upacara saja,juga mendapatkan upah. lanjut bapak itu,mengatakan PNS sekarang sangat enak banding di jaman nya Presiden Suharto gaji PNS ketika itu kecil dan jarang di minati tidak seperti sekarang yang semuanya ingin menjadi PNS. uangkap bapak terseut, waktu itu gaji PNS kcil masih kalah di banding dengan gaji karyawan swasta banyak Pemuda menjawabnya iya memang sekarang PNS sangat enak sekali ganjinya banyak,dan banyak tunjganga yang di dapatkan. Selain itu, kerja mereka Cuma begitu saja dan sangat banyak waktu luang yang tersisa untuk mengobrol. lamjut si pemuda,makanya peminat menjadi pegawai negeri sipil saat
ini sanagt banyak." ungkap pemuda itu tidak aku ketahui namanya.
Bapak tersebut mengatakan dulunya istri saya bisa menjadi guru juga ada yang menawari untuk menjadi PNS dan tanpa mengeluarkan uang, tapi saya hanya memberikan uang dan jajana sebanyak lima juta rupiah kepada yang memberinya informasi sebagai ucapan terimakasih atau imbalan."unkap bapak tersebut". Pemuda pun menjawab kalau sekarang kalau sih sulit,untuk menjadi pegawani negeri sipil. Kalau tidak ada uang pelicin dan yang bawa hebat.Terkadang ada uang pun juga belum tentu di teriama. Juga masih untung-untungan belum lagi di tambah peminat pendaftar PNS yang semunya mendambakan jabatan tersebut sangat di idamkan semuanya.
Bapak tersebut mengatakan dulunya istri saya bisa menjadi guru juga ada yang menawari untuk menjadi PNS dan tanpa mengeluarkan uang, tapi saya hanya memberikan uang dan jajana sebanyak lima juta rupiah kepada yang memberinya informasi sebagai ucapan terimakasih atau imbalan."unkap bapak tersebut". Pemuda pun menjawab kalau sekarang kalau sih sulit,untuk menjadi pegawani negeri sipil. Kalau tidak ada uang pelicin dan yang bawa hebat.Terkadang ada uang pun juga belum tentu di teriama. Juga masih untung-untungan belum lagi di tambah peminat pendaftar PNS yang semunya mendambakan jabatan tersebut sangat di idamkan semuanya.
Dambaan menjadi pegawai negeri sipil saat ini sa sangat di minati warga Indonesia yang baru lulus kulia dan yang sudah bekerja sebagai karyawan swasta yang di rasa kesejah teraanya tidak ada. mendengar perbincangan tersebut memang semuan masyarakat Indonesia kali ini sangat mendambakan sebagai PNS.
Terus apa jawaban anda kalau semuanya mau menjadi PNS..????
Langganan:
Postingan (Atom)

